Billboard "Bicara" di Tengah Kemacetan

Persaingan bisnis tak pernah dapat dihindari, karena kebutuhan masyarakat akan meningkat dengan pasti. Dunia bisnis yang tengah berkembang pesat di Indonesia saat ini tidak sedikitpun meninggalkan kebutuhan akan pentingnya advertising agency.  Maka dari itu, advertising agency dianggap mampu untuk melakukan pembentukan opini masyarakat pada suatu brand dengan cara promosi.

Billboard atau baliho hari ini masih dianggap sebagai salah satu tools promosi yang patut dipertimbangkan dalam dunia bisnis maupun periklanan (advertising). Tetapi, keunggulan produk yang disampaikan secara persuasif pada space tertentu di tengah aktivitas masyarakat ini pun, masih di sering kali pertanyakan – efektifkah?

Masyarakat rata-rata menghabiskan waktu sebanyak 20 jam untuk bergelut dengan berbagai situasi jalanan ketika berkendara.  Satu hal yang sering kali dihindari, namun justru menjadi peluang bagi para pemilik bisnis dengan memanfaatkan industri periklanan adalah situasi jalan yang padat (macet). Terlepas dari strategi pemilihan konten yang menarik dengan desain yang unik, pemilihan lokasi pemasangan billboard merupakan satu hal yang dapat secara efektif ‘menggerakkan’ masyarakat pada keputusan pembelian.

Dari 71%, sebanyak 56 % orang berbicara mengenai billboard yang mereka lihat. Angka ini tentunya akan meningkat pada titik jalanan dengan volume kendaraan yang relatif tinggi, sehingga pesan akan jauh lebih mudah untuk tersampaikan. So, tidak ada salahnya beriklan di billboard karena sampai saat ini billborad masih dianggap sebagai salah satu media yang cukup efektif untuk beriklan.