4 Tren Digital Marketing Yang Masih Tetap Eksis di 2017

 

Tahun 2016 menjadi tahun yang cukup radikal untuk perubahan dalam pengembangan bisnis digital. Tetapi tidak terkecuali, digital juga mempengaruhi kita bagaimana dalam melakukan bisnis. Hal ini menandakan bahwa di tahun berikutnya marketing digital akan semakin marak dijalankan. Untuk itu penting bagi para Marketer untuk mengetahui tren apa saja yang akan ada di tahun 2017 mendatang guna untuk mendongkrak kinerja brand baik dari segi awareness, reputasi maupun sales.

Konten mobile application akan terus bertambah.

Penetrasi smartphone sudah pasti akan semakin bertambah banyak setiap tahunnya, oleh sebab itu aplikasi mobile akan semakin berkembang dalam tahun - tahun mendatang. Masing – masing brand akan berlomba – lomba menciptakan aplikasi mobile untuk mendukung interaktivitas yang semakin mendalam antara brand dan konsumen.

Konten viral dalam video akan mendominasi.

Video dirasa akan menjadi sesuatu yang bisa menggantikan gambar dan suara yang dirasa sudah tidak cukup lagi. Selain itu, setiap brand dipaksa untuk semakin selektif dalam menciptakan sebuah konten yang akan menciptakan viral. Bila pemasar sudah mendapatkan formula yang bisa membuat viral dengan media video, maka akan sangat gampang sekali mereka mendaptkan perhatian pasar.

Teknologi AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality).

Kedua teknologi ini masih dianggap penjadi puncak arus kemajuan di dunia teknologi augmented teknologi dan virtual reality. Oleh sebab itu para pemasar akan memakai teknologi ini sebagai sarana untuk memasarkan brand kepada konsumen mereka agar mereka semakin merasakan dunia digital.

Experiential Marketing.

Semua perangkat mobile akan mendorong terciptanya experiential marketing. Oleh karena itu pemasar akan membuat branding yang akan berarti bagi konsumen mereka. Iklan akan dibuat sebagaimana mungkin agar konsumen bisa merasakan sebuah pengalaman yang berarti untuk konsumennya. Seperti yang dibicarakan sebelumnya, mereka akan memakai teknologi – teknologi seperti VR atau AR agar konsumen bisa semakin merasakan campaign mereka karena iklan digital harus mampu memberikan experiential marketing bukan hanya sekedar iklan biasa.