Fenomena Artis Youtube

 

Kecanggihan lini digital yang berkembang sangat pesat di kalangan masyarakat terbukti sangat mempengaruhi perkembangan berbagai sisi kehidupan manusia. Terlebih dalam dunia entertainment, yang akhirnya ikut mempengaruhi perusahaan dalam mencari brand ambassador produknya sebagai salah satu bentuk strategi promosi untuk menjangkau konsumennya.

Masyarakat dewasa ini, kehidupannya sudah sangat bergantung dengan media digital. Termasuk kebutuhan masyarakat akan hiburan, mereka lebih memilih untuk bermigrasi ke hiburan digital ketimbang harus menonton hiburan melalui televisi konvensional. Sebab, generasi masyarakat saat ini lebih banyak didominasi oleh Generasi Z dan Generasi Baby Boomer yang telah merasakan dampak kecanggihan teknologi digital sejak usia dini.

Penurunan viewer televisi konvensional ini, menyebabkan banyaknya artis maupun selebritis yang banyak malang melintang di depan layar kaca malah tidak lebih dikenal daripada artis youtube dengan banyak viewer di channel youtubenya dan memiliki banyak follower di semua media sosialnya. Melihat ada faktanya tersebut, membuat banyak perusahaan yang ingin mempromosikan produknya secara meluas, lebih memilih artis yang terkenal melalui youtube dan media sosial daripada televisi konvensional. Terlebih apabila target market dari perusahaan seiring dengan target audience yang dituju selebriti youtube, yaitu teenage dan young adult usia 15 tahun hingga 30 tahunan.

Konten-konten yang ditayangkan di televisi konvensional dianggap telah ketinggalan jaman dan kurang kreatif, sehingga artis-artisnya pun dianggap kurang bermutu, juga membosankan daripada artis youtube yang sangat kreatif dan interaktif. Maka dari itu, media youtube saat ini dirasa telah menguasai ranah hiburan masyarakat. Bukan hanya youtube sebenarnya, website-website video streaming telah menjamur di internet untuk memuaskan dahaga hiburan masyarakat, apalagi anda bisa menontonnya dimana saja dan kapan saja hanya dengan mengakses internet. Sehingga, kalau ingin dikenal oleh masyarakat millenials saat ini, lebih efektif melalui media digital internet daripada melalui layar kaca konvensional semata.