Jangan Sampai Ketinggalan, Ini Tren Marketing 2018!

Menyambut tahun 2018, pastikan Anda telah menyiapkan strategi pemasaran baru. Hal terpenting yang harus kita ketahui sebelum membuat strategi adalah trend selama setahun ke depan. Seperti tahun 2017, tahun ini marketing digital masih menjadi perhatian perusahaan. Hal ini didukung dengan perkembangan teknologi serta meningkatnya jumlah pengguna internet terutama di Indonesia. 

Berikut trend pemasaran untuk membantu Anda menyusun strategi pemasaran tahun 2018:

1. Content Marketing harus semakin menarik

Masih ingat dengan content marketing yang diperbincangkan pada tahun 2017? Content marketing memang tidak memerlukan biaya yang mahal, tetapi memerlukan kreatifitas. Tahun ini content marketing juga masih menjadi trend, tetapi Anda harus lebih kreatif dan spesifik misalnya dengan penambahan gambar atau video yang bagus dan sesuai. Anda harus terus menggali market insight tentang hal-hal apa yang sedang digemari konsumen sehingga konten Anda semakin banyak di-share. Anda bisa mencoba teknik ini dengan bekerjasama dengan situs berita online yang menawarkan advetorial seperti palingbaru.com

2. Mobile gadget sebagai targeted marketing media

Seperti yang kita tahu pengguna smartphone di indonesia semakin bertambah masif. Hasil riset dari eMarketer menyebutkan bahwa di tahun 2018 pengguna smartphone di Indonesia diperkirakan mencapai 100 juta orang. Pemasaran melalui smartphone juga dinilai efektif menjangkau pasar secara langsung. Anda bisa memulainya dengan membuat website dan aplikasi versi mobile serta akun social media yang mudah diakses lewat gadget. Selain itu ada pula fitur targeted SMS dan pop up notification yang ditawarkan oleh telecommunications service provider untuk menjangkau audiens sesuai dengan profile yang Anda inginkan!

3. Influencer Marketing, pendongkrak awareness

Anda dapat memanfaatkan influencer atau “figur-figur terkenal” di media sosial seperti Instagram, Youtube, blog dan beragam social media lainnya. Influencer dalam hal ini tidak hanya seorang artis di televisi tetapi bisa siapa saja yang memiliki pengaruh dalam mendukung pemasaran digital Anda. Blogger dapat membantu meningkatkan web traffic dengan mengarahkan pengunjung blog pada website Anda. “Selebgram” atau pengguna Instagram dengan follower aktif cukup banyak, juga merupakan seorang influencer. Bekerja sama dengan Influencer melalui endorsement atau paid promote dapat meningkatkan brand awareness dan kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk atau merek. Pilihlah influencer yang tepat, yaitu mereka yang memiliki followers sesuai dengan target market Anda.

4. Instagram Stories dan Live Video dengan engagement tinggi

Instagram stories yang sudah menjadi trend dari tahun 2017 akan semakin dimanfaatkan oleh pelaku bisnis di tahun 2018. Instagram stories yang hanya bertahan selama 24 jam ini justru mengundang rasa penasaran banyak orang. Ada pula Instagram Live Video yang memberikan peluang bagi pebisnis untuk melibatkan calon konsumen mereka secara langsung dengan fitur live comment-nya. Tak sedikit juga yang memanfaatkannya untuk memberikan giveaway atau kode discount khusus. Kedua tools ini digemari karena memiliki engagement yang tinggi dengan followers. Tertarik untuk promosi di Stories dan Live Video?