Kesalahan Umum Para Perancang Strategi Content Marketing

 

Sebagai pembuat Content Marketing, dalam menjalankan strateginya bukanlah perkara mudah bila harus menjalani tanpa kesalahan atau masalah. Ketika dilakukan secara benar, content marketing akan menjadi salah satu cara yang paling efektif dan juga hemat biaya untuk memasarkan produk atau jasa yang kita sediakan. Oleh sebab itu, sebisa mungkin harus menghindari beberapa kesalahan yang bisa berakibat fatal. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan ketika membuat content marketing :

Tidak mengetahui tujuan dari konten yang dibuat

Sebuah konten yang dibuat tanpa tujuan yang jelas tidak akan menghasilkan sesuatu yang dapat berguna untuk brand  terlebih lagi bagi target audiens. Fokus utama dalam content marketing seharusnya adalah untuk mengedukasi audiens dengan informasi yang belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.

Membuat konten yang tidak berguna dan tidak berkualitas.

Bila kita telah memberikan informasi yang menarik, tetapi hal ini tidak menjawab permasalah yang audiens hadapi berarti kita sudah membuat konten yang tidak berguna. Dan jika semakin lama hal ini dibiarkan, maka audiens akan menganggap apa yang kita kerjakan berikutnya tidak berkualitas. Ini berarti kita akan kehilangan kesempatan untuk mempromosikan sesuatu konten kepada pembaca kita.

Tidak menggunakan SEO untuk mengoptimalkan konten

SEO dapat secara drastis meningkatkan traffic sekaligus mengurangi biaya promosi konten. SEO lebih dari hanya sekadar penggunaan kata kunci demi posisi teratas di hasil pencarian. Oleh karena itu, hal ini adalah tools essential yang tidak boleh kita lewatkan sebagai content marketing.

Konten yang kita buat tidak dioptimalkan untuk kanal social

Sebagai pembuat content marketing kita harus mengerti masing–masing karakteristik dari media sosial yang kita gunakan, contohnya di Twitter kita bisa menulis secara agak nonformal tetapi di Linkedin tidak mungkin kita menggunakan bahasa yang non-formal.

Konten yang  dibuat mudah ditelan waktu

Sebisa mungkin sebagai pembuat content marketing kita harus bisa membuat konten yang tidak lekang oleh waktu, dan juga konten yang menyajikan penjelasan sebuah topik atau informasi yang masih relevan hingga bertahun-tahun ke depan dari sekarang.

Konten yang dibuat kurang ideal untuk audiens

Sebagai pembuat content marketing kita harus bisa mengidentifikasi terlebih dahulu target audiens yang akan membaca artikel kita. Benar – benar kenali mereka lebih dekat. Teliti seluruh hal tentang mereka dari: preferensi, demografis, permasalahan yang dihadapi, ekspektasi mereka. Konten yang tepat sasaran mungkin akan memaksa kita untuk membuat sesuatu yang sangat spesifik, dan ini adalah hal yang tepat. Konten seperti inilah yang paling menarik perhatian audiens.

Pada intinya tidak semua konten bisa disebut sebagai strategi content marketing. Dengan membuat konten yang relevan dengan preferensi pembaca, kita akan menjadikan brand yang kita kelola sebagai sumber yang kredibel di dalam industri. Ini akan mempermudah kita untuk mendapatkan lead, meningkatkan penjualan, dan menghasilkan konten yang lebih banyak untuk audiens yang lebih besar.