Kontrol Testimoni Negatif untuk Menjaga Reputasi Brand

 

Internet sangat membantu brand kita dalam hal publikasi dan juga mendekatkan brand dengan hampir seluruh konsumen. Mudahnya akses dari konsumen dengan perusahaan banyak memberikan keuntungan, perusahaan bisa melakukan monitoring terhadap segala keinginan publik yang paling up to date. Beberapa konsumen baru kini banyak mencari referensi mengenai brand anda, salah satunya adalah mencari sebuah testimoni dari konsumen yang telah menggunakan brand anda untuk lebih meyakinkan. Namun, testimoni yang disampaikan tidak pada website anda akan menurunkan kepercayaan calon konsumen anda. Terlepas entah testimoni tersebut benar-benar dari konsumen anda ataupun hanya rekayasa untuk menghancurkan brand anda, itu akan banyak merugikan value dari brand anda.

1. Ketahuilah Identitas Website Pemuat Testimoni

Terdapat website yang memuat pendapat para konsumen dari berbagai brand terhadap pengalaman mereka menggunakan brand tersebut. Namun terdapat beberapa website yang hanya mengulas seputar pendapat negatif suatu produk. Misalnya RippOff, namun google telah memblokir wesite semacam itu. Anda juga bisa mendaftarkan website anda pada situs yang akan memberikan notifikasi jika brand anda mendapatkan ulasan negatif maupun positif seperti Yelp dan Angie’s Lists. Sehingga anda tetap bisa mengetahui apa yang perlu di benahi dari brand.

2. Menyelesaikan Masalah

Jika anda akan merespon ulasan negatif mengenai brand anda. Pastikan anda mengingat kembali konsumen anda, jika memang benar yang memberikan ulasan negatif tersebut adalah konsumen, sampaikan maaf secara santun. Namun jika anda telah yakin belum pernah melayani konsumen tersebut, anda lebih baik tidak merdebat pada forum tersebut karena konsumen lain akan mempertimbangkan bagaimana sebuah brand mengatasi masalah yang menimpanya. Selain itu anda juga bisa meminta konsumen anda yang telah puas dengan kinerja brand anda di website anda atau dimana brand anda mendapatkan ulasan negatif. Dan jangan pernah membuat ulasan palsu dengan membuat akun palsu dan mengendalikannya sendiri.

3. Monitoring Brand

Setelah anda belajar banyak dari berbagai komentar negatif, anda tetap harus melakukan pemantauan nama brand anda di internet melalui Google Alerts. Perangkat ini akan menyampaikan notifikasi dimana saja akun anda di sebut.