Mulai Mempertimbangkan TikTok sebagai Platform Digital Marketing? | Teamwork Indonesia

Mulai Mempertimbangkan TikTok sebagai Platform Digital Marketing?

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, TikTok sudah mendapatkan perhatian dari berbagai kalangan terutama kaum Milennials dan Gen Z di Indonesia. Aplikasi yang berasal dari Tiongkok ini merupakan platform dimana pengguna dapat membuat video musik pendek mereka sendiri. Sempat dicap sebagai pengaruh buruk dan diblokir oleh Kemenkominfo pada Juli 2018, TikTok akhirnya berhasil menghilangkan stigma negatif nya dengan menggandeng para influencer untuk mengajak pengguna berkreasi ke arah yang lebih baik.

Saat ini, para pengguna TikTok mulai menunjukkan kreativitas mereka dengan mengoptimalkan gerakan maupun fitur-fitur yang ada seperti filter, effect, penambahan text dan ada nya fitur duet dengan sesama pengguna. Bukan hanya asal goyang, kini pengguna juga memiliki konsep yang informatif dan edukatif. Hal tersebut membuat munculnya istilah baru dalam dunia TikTok yaitu Seleb TikTok.

Meningkatnya traffic penggunaan TikTok membuat banyak brand melirik dan mencoba untuk beriklan melalui TikTok Ads atau bekerjasama dengan Seleb TikTok. Menurut Statista, data pengguna TikTok di Indonesia mencapai 30,7 juta yang menempatkan Indonesia sebagai negara terbanyak keempat yang mengunduh aplikasi TikTok. Sementara TikTok mengatakan bahwa pengguna utama mereka adalah remaja dan dewasa muda dengan kisaran usia 16-24 tahun. Mereka adalah segmentasi pasar yang tepat dan potensial bagi kebanyakan brand karena pada usia tersebut masyarakat memiliki sifat yang cukup konsumtif dibandingkan generasi boomers. TikTok diprediksi dapat menjadi salah satu platform digital marketing yang menjanjikan. Jadi, apakah Anda tertarik untuk beriklan di TikTok?