Music X Brand

 

Berkaitan dengan brand ambassasor yang merepresentasikan sebuah brand dengan personality public figure yang telah dipilih. Musik juga telah menjadi pilihan banyak brand besar untuk meraih emosi para konsumennya. Bagaimana musik telah menjadi pilihan masyarakat jaman sekarang untuk memenuhi kebutuhan hiburan pada hidup mereka yang sibuk dengan berbagai kegiatan. Menjadi alasan juga bagaimana radio sebagai media massa yang masih bertahan walaupun kebutuhan visual juga makin pesat. Bahkan, musik ataupun suara yang keluar dalam sebuah audio-visual yang menampakkan produk perusahaan anda, harus disisipkan audio yang menciptakan emosi pula. Martin Lindstrom, penasihat beberapa perusahaan top 100 Fortune, berkata, “Suara sebuah produk tidak boleh disepelekan'. Faktanya, ini sering menjadi faktor penentu dalam keputusan memilih dari konsumen. Bahkan Jakob Lusensky, CEO Heartbeats International, mengemukakan tiga strategi music branding :

1. Association Strategy : Perusahaan mengaitkan identitas merk yang dinilai sesuai dengan Genre music tertentu. Seperti rokok A Mild dengan music Jazz dan berpartisipasi banyak pada berbagai event jazz. Dan musisi yang dipilih bisa siapa saja yang mengusung music jazz.

2. Artist Alliances : Perusahaan langsung menunjuk satu artis sebagai brand ambassador namun tetap yang memiliki karakter music dan personality musisi yang dinilai sesuai dengan merk seperti Swarovski yang mempercayakan citra nya pada Rihanna.

3. Exploration : Merk menunjukan bahwa mereka telah membentuk sebuah musisi baru yang mengusung music atau theme song merk itu sendiri. Seperti Coca – Cola pada American Idol.

Mengingat bagaimana penikmat musik dan keberagaman musik yang semakin kaya dan dapat menklasifikasikan secara otomatis pendengarnya, akan sama dengan dengan brand anda ketika memilih seorang musisi dengan karakter musiknya, konsumen anda akan mudah memahami brand anda. Dr. Adrian North dan Dr. Hargreaves menyimpulkan, “Brand dengan musik yang cocok dengan brand identity-nya, 96% lebih diingat dibanding dengan brand yang musiknya tidak sesuai ataupun yang sama sekali tanpa musik.” Dan brand anda akan menempati tempat sesuai target pasar anda.