Nano Influencer, Campaign Baru di Dunia Marketing

Nano Influencer Campaign belum terlalu populer di Indonesia saat ini. Metode ini merupakan pemanfaatan media sosial instagram dalam memasarkan, menginformasikan dan menumbuhkan brand awareness sebuah brand atau product. Untuk menjadi Nano Influencer seseorang hanya memerlukan follower instagram sebanyak 1000-5.000 dan feed instagram yang bagus sebagai selling point, dengan begitu mereka sudah bisa menjadi digital partner bagi sebuah brand atau product.

                Menurut New York Times, campaign ini sudah populer di Amerika Serikat sejak beberapa tahun lalu. Mereka menganggap dengan sedikit followers yang dimiliki para nano influencer ini, mereka memiliki kedekatan personal, sehingga dengan mudah dapat mempengaruhi keputusan/cara berpikir para followersnya. Menjadikan nano influencer sebagai digital partner juga memiliki keuntugan tersendiri bagi sebuah brand, mereka memiliki bayaran yang relatif murah atau bahkan hanya dibayar dengan produk yang mau dipasarkan.

Saat ini banyak nano influencer yang dengan gratis mau menjadi digital partner bagi sebuah brand atau product, karena itu merupakan langkah awal mereka untuk dapat menjadi micro influencer dan macro influencer. Melihat potensi yang sangat bagus, pada 2019 ini dan pada tahun-tahun mendatang bukan tidak mungkin nano influencer menjadi trend strategi pemasaran baru di Indonesia.