Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual Bagi Bisnis Startup

 

Bagi anda yang sedang menjalankan bisnis baru anda, tentu anda akan membuat banyak inovasi dan pengembangan terhadap segala bentuk produk anda. Bahkan, mungkin diantara anda ada yang berhasil menciptakan sesuatu yang baru untuk yang anda pasarkan. Sekecil apapun inovasi atau karya anda pada produk anda, Hak Kekayaan Intelektual adalah hal yang penting. Terutama untuk sebuah produk digital yang kini semakin pesat perkembangannya, aplikasi atau game misalnya. Mendaftarkan produk digital anda pada Hak Kekayaan Intelektual tidak hanya melindungi produk anda dari pembajakan, tetapi juga bisa menjadi hak monopoli untuk melarang pihak lain menggunakan HKI tanpa seizin pemiliknya. Karena system pendaftaran pada Hak kekayaan Intelektual diberikan kepada pihak pertama yang mendaftarkan ke Direktoral Jenderal HKI (Dikjen HKI).

Selain itu, anda juga dapat melakukan perlindungan bukti orisinalitas pada produk fisik anda, yang di dalamnya terdapat kreatifitas dan inovasi terbaru dari anda. Hak Kekayaan Intelektual sendiri dibagi menjadi dua yaitu hak cipta dan hak kekayaan industri yang meliputi hak paten, merek dagang dan lainnya. Dan jika anda mencoba melirik beberapa produk digital yang sempat mengalami sengketa terhadap Hak Kekayaan Intelektual, seperti Apple dan Samsung. Sebagai start up yang tidak memikirkan nasib produknya beberapa tahun kedepan akan berfikir dua kali untuk memproses Hak Kekayaan Intelektual. Karena dampak dari Hak kekayaan Intelektual tidak dapat dirasakan secara langsung dan akan banyak memakan biaya.

Peraturan di Indonesia mengenai Hak kekayaan Intelektual telah mengadopsi prosedur dan konvensi International. Walaupun proses mengurus HKI dinilai cukup lama, anda sebagai Start Up dapat segera mencari tau melalui situs resmi Ditjen HKI yang di dalamnya terdapat berbagai fasilitas online ntuk menambah wawasan anda mengenai Hak Kekayaan Intelektual. seperti e-tutorial HKI, e-status HKI dan sistem lainnya. Sementara payung hukum yang melindungi hak cipta terdapat pada Undang-Undang Hak Cipta No.28 Tahun 2014.