Perbedaan Karakter Bisnis Startup dan UKM

 

Banyak orang berpendapat bahwa membuka usaha baru apapun bentuk dan jenisnya, termasuk berjualan gado-gado atau pakaian di Pasar Turi adalah sebuah startup juga. Namun sebenarnya hal tersebut adalah UKM bukan startup. Ciri-ciri bisnis startup selalu berhubungan dengan ide-ide baru, mengembangkan pangsa konsumen baru, menumbuhkan kebutuhan baru dari masyarakat, menentukan peluang usaha baru,  selalu mengejar tantangan dan ingin merubah wajah industry yang ada dengan inovasi terbaru yang segar. Contoh pasar startup adalah jaringan media online / media sosial, aplikasi messanger, pangsa pasar, mengikuti permintaan pasar, serta platform. Pangsa pasar startup bersifat monopoly, yang berarti melalui pasar bisnis startup bisa menentukan harga produk sendiri dan menetapkan nilai-nilai bisnis mereka untuk kepentingan perusahaan. Pada bisnis startup yang dikejar adalah pangsa pasar yang besar, berikut adalah karakter stratup :

· Founder yang multitasking (bisa mengatur tim dalam jumlah besar, bisa mengatasi berbagai macam pekerjaan dalam satu waktu).

· Keterlibatan teknologi yang efisien dan berkala.

· Mampu menarik minat investor dengan potensi appresiasi valuasi harga saham yang besar untuk efisiensi kerja.

· Penekanan klasifikasi produk atau peluang pangsa pasar yang besar dapat menyeleseikan masalah.

· Penekanan pada peningkatan profit, dan brand image pada produk yang dibuatnya.

· Apabila memiliki platform maka akan timbul network effect, semakin banyka penggunanya maka platformnya akan semakin valuable.

Sedangkan pada UKM, sifatnya adalah bisnis kecil yang melayani segementasi pasar yang sudah ada dengan produk yang sudah ada dan diketahui sebelumnya. Persaingan bisnis UKM dengan produk sejenis sangat ketat, dan semuanya tetap menghasilkan profit tetapi tidak ada batasan minimal atau maksimal profit serta valuasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan startup. Berikut adalah karakter UKM :

· Siapa saja bisa melakukannya.

· Teknologi tidak harus ada, tetapi dengan adanya teknologi akan memperbesar pangsa pasar anda.

· Lebih berupa cash business (yang memberi anda uang sehari-hari) daripada valuation business.

· UKM akan selalu menghasilkan profit apapun keadaannya, berapapun hasilnya.

· Tidak diharuskan melakukan penekanan pada klasifikasi produk atau peluang pangsa pasar yang besar, tapi jika anda bisa melakukannya akan dapat memperluas bisnis anda.

· Membangun brand image bisa membantu memperbesar peluang peningkatan profit anda.