Strategi Pemasaran Melalui Media Digital

 

Seiring dengan kemajuan teknologi saat ini, banyak bisnis yang semakin berkembang karena tersedianya teknologi pendukung. Pemanfaatan teknologi yang saat ini sedang trend salah satunya adalah media digital marketing. Internet telah menjadi salah satu hal penting dalam bisnis terutama dalam pemasaran atau marketing. Konten sangat berperan dalam menjalankan media digital sebuah bisnis. Konten lah yang dapat membuat percakapan dengan pelanggan, baik saat ini atau pun di masa mendatang. Evolusi strategi pemasaran melalui konten di media digital seperti website maupun media sosial telah menjadi cara baru untuk mencapai target dan mendapatkan pelanggan yang tepat. Mereka dapat melihat dan membaca melalui RSS feed, blog, infografis, video, dan bentuk konten digital lainnya.

Menggunakan digital marketing juga akan membuat Anda lebih leluasa dengan banyaknya waktu yang tersedia. Selain waktu yang tersedia banyak bagi Anda, penjualan yang Anda lakukan pun lebih tepat waktu karena disini para target pasar yang akan mencari produk Anda dengan sendirinya ketika mereka butuh. Berikut ini adalah strategi marketing yang sedang trend dan perlu dikuasai oleh pelaku bisnis untuk membantu pemasaran produk.

1.Content Marketing

Konten adalah materi paling penting, karena setiap orang masuk ke dunia maya, mereka akan mencari sebuah konten dengan keyword yang mereka masukan. Banyak perusahaan yang masih belum memahami pentingnya trend dan bagaimana konten marketing melandasi hampir seluruh digital marketing. Konten merupakan dasar dari semua digital marketing dan sangat penting untuk menciptakan brand awareness serta merambah keramaian.

2. Integrated Digital Marketing

Media sosial dan konten memiliki peranan penting pada hasil pencarian. Banyaknya jenis media sosial saat ini mengharuskan sebuah brand memiliki sebanyak mungkin media sosial untuk menjangkau pelanggan lebih luas. Namun penggunaan banyak media sosial tersebut harus saling terintegrasi, sehingga tidak ada informasi yang tumpang tindih. Untuk itu pastikan bahwa setiap pendekatan yang dilakukan memberikan kemungkinan untuk mengikat mereka semua secara bersamaan demi mencapai suatu efektivitas yang maksimum.

3. Embrace Relationship Marketing

Sebuah brand harus berhubungan langsung dengan pelanggannya. Brand harus membina hubungan yang baik yang membuatnya tertarik dan merasa nyaman dengan penawaran yang berikan. Pahami apa yang pelanggan inginkan dan yakinkan dengan bahasa yang mudah diingat, menjanjikan, dan membuatnya benar-benar merasa apa yang ditawarkan tersebut masuk akal.

4. Personalized Marketing

Pendekatan marketing yang biasa terjadi di media tradisional dan televisi menjadi kurang efektif karena adanya kejenuhan media. Kita bisa melihat bagaimana adanya personalized marketing di situs e-commerce, email dan website yang menyesuaikan dengan iklan dan user interface demi kepentingan konsumen yang relevan. Ketika mengunjungi bisnis online sekali dan kemudian berkunjung lagi, website akan tahu siapa Anda.

5. Visual Marketing

Media visualisasi seperti video sangat mudah dicerna masyarakat dibandingkan tulisan pada koran maupun buku. Hal ini tentu saja bisa dimanfaatkan untuk bisa mempromosikan produk maupun layanan dengan menggunakan teknologi visual seperti video. Hal ini turut diperkuat dengan adanya fakta bahwa situs Youtube merupakan situs dengan peringkat ke-2 ter ramai di dunia dilihat dari jumlah pengunjungnya. Sejak saat itulah visual marketing terus bermunculan seperti Instagram, Pinterest dan juga Slideshare.