Tips Membuat Digital Banner Ads Menarik

 

Selama ini, digital advertising merupakan salah satu senjata promosi paling diminati oleh para marketer, sebab kemudahannya dalam menjangkau konsumen sangatlah luas. Beberapa sumber penelitian seperti BBDO menyatakan bahwa biaya pemasangan iklan digital selalu meningkat 62% setiap tahunnya daripada iklan banner konvensional pada umumnya.

Namun, masih banyak marketer yang mengukur keberhasilan iklan promosi mereka berdasarkan metrik tayangan serta rasio click visitor. Sehingga pemasangan digital banner adv yang merupakan bentuk tradisional dari media iklan digital masih menjadi daya tarik tersendiri. Tetapi, apabila digital banner adv anda tidak bisa menarik perhatian konsumen, iklan anda hanya akan menjadi block list. Berikut adalah tips agar digital banner adv anda tidak diabaikan : 

Copywriter Maximal 10 kata

Menurut data Miyata dalam laporan BBDO, seseorang hanya mampu memproses maksimal 5 kata per detiknya, dan rata-rata orang hanya akan memperhatikan sebuah digital banner adv dalam jangka waktu 1 hingga 2 detik. Sehingga, saat membuat sebuah digital banner adv yang menarik dan efektif, disarankan anda hanya menggunakan tagline dan copywriter yang menarik maksimal 10 kata. Dan buat lah tetap singkat dan jelas.

Perlakukan Seperti Billboard

Buatlah digital banner adv yang dapat menampilkan tanggapan langsung seperti billboard. Sebab, digital banner adv yang efektif adalah iklan yang berorientasi pada tujuan serta memberikan informasi menarik dan persuasif sesuai dengan konten dan branding produk anda.

Iklan Harus Detail

Membangun brand awarness yang baik adalah dengan menyisipkan berbagai detail brand dan produk dalam berbagai kesempatan iklan. Sebaiknya dirancang dengan logo brand dan nama brand disetiap frame. Jangan hanya fokus pada gambar produk, karena gambar produk saja dapat mengaburkan nama brand serta mengurangi asosiasi pesan akan kesadaran brand. Termasuk harus menjaga detail warna, skema warna, font, serta tema yang sama dengan keseluruhan campaign agar lebih mudah dicerna oleh konsumen.